Kampus yang ‘Hijau’
Indiana University di Amerika telah berhasil menerapkan green computing di lingkungan kerja mereka.
“The pilot project included a four-week study of energy use this spring, which showed promising results. When computers were put into sleep mode, energy consumption was reduced by 48.3 percent for a cluster of 11 desktop computers. Energy consumption dropped by 30.9 percent for a wing of offices on the fourth floor of the Wright Education Building.”
Untuk karyawan yang perlu mengakses file-file di komputer mereka dari rumah, tim IT Indiana University mengaktifkan fungsi Wake-On-LAN, sehingga PC dan server yang tidur dapat segera “bangun” bila hendak diakses. Update dan security patch dilakukan di siang hari, sehingga sebagian besar komputer bisa masuk dalam sleep mode sepanjang malam. Bila langkah-langkah ini diterapkan ke seluruh komputer yang ada di kampus, Bill Brown, director of campus sustainability, menyatakan bahwa mereka dapat menghemat biaya hingga US$ 500.000 dan 15 ribu ton CO2 per tahun.
Selain menerapkan langkah-langkah untuk menerapkan green computing, Indiana University telah memulai langkah-langkah lebih lanjut untuk merubah kampus mereka menjadi lebih “sustainable”. Selama IU Energy Challenge, lebih dari 1/4 murid di kampus ini yang mencapai angka 10,0000 students mengikuti pendidikan peer-to-peer dan secara suka rela melakukan penghematan sumber daya. Setelah empat minggu, Brown melihat bahwa murid-murid ini telah berhasil menghemat listrik sebanyak 709,211 kWh — 59 persen lebih besar dari pada tahun lalu - dan mengurangi konsumsi air sebanyak 1 juta galon.
Jadi, kapan kampus kita akan ‘hijau’?
No Comments »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI


